My Star
My Sirius
Sirius adalah bintang yang paling
terang di langit malam. Berjarak 8,7 tahun cahaya, cahanya 20 kali lebih terang
dan dua kali lebih masif (padat) dari matahari kita.
Begitu juga dirimu , entah bagaiman
kau bisa mendaki langit gelap di ketinggian yang tak satupun orang mampu
meraihnya, entah bagaimana kau mampu bersinar dikala yang lain tak dapat lagi
bertahan. Jika aku adalah bunga untukmu. Maka kau adalah Sirius bagiku.. aku
hanya dapat menatapmu dari kejauhan , dan biarkanlah aku mencuri segala nyala
dan birumu, hingga kau sadari kau takkan
redup dalam malamku.. malamku bersama Rabbku.. malamku bersama syair do’a
untukmu..
Untukmu bintang inspirasiku **
-
- - - - -
~Ingin kubaca makna tatapan pada matamu yang senja,
masihkah di sana bisa kutemu jejak rinduku yang dulu? Namun kau tak pernah menatapku,bahkan untuk
melihatku..
~Sepi itu, ketika langit biru siang itu tiba-tiba
menumpahkan butir-butir kenangan dan kebisuan dimana kita saling
diam berpisah jalan. Andai kau menyapaku siang itu..
~ kelopak matamu, pendar cahaya matahari terik siang itu , penunjuk jalan ketika aku pergi berlalu begitu saja. Andai kau
memanggilku..
~ Ada helai gugur daun mahoni
melayang di tribun sekolah yang sepi, mungkin itu kenangan rapuh
yang siang itu tak sempat kusinggahi..
~ di langit siang yg begini lengang, suaramu tak mampu kudengar, karena
kau hanya mematung penuh kebisuan..
~ panas terik dikala kau pergi siang itu kita berpisah tanpa ada lambaian tangan, dan
perpisahan menjadi sebuah kisah tanpa kata..
~ Hujan malam ini
menempiaskan rindu di hatiku… Kenangan tiba-tiba saja datang membawaku pada dirimu..
~ Kecipak embun yang jatuh di kaca jendelaku , adalah detak rinduku yang kusuarakan lewat bahasa angin yang berhembus dikala hujan..
~ Malam kian merimbunkan sunyi yang menjalar di
langit-langit kenangan, sebab hujan demikian riuh melafalkan bait-bait doa
pengharapan
~ Kita berjumpa pada suatu ketika, dalam
diam yang kita cipta tanpa ada sepatah kata
~ Tak perlu kita hamburkan kata, karena dalam diam
pun cinta mampu bersuara
~ Ada gigil kesunyian saat hujan mendentingkan
nyanyian kebisuan ,dan angin menggiring sepi menuju peraduan abadi
~ Rindu kita mungkin hanya sandiwara sekedar untuk
menyamarkan kecewa penantian yang salah.. belum pada waktunya..
~ Di sebuah pagi pada suatu hari, embun akan
mengabarkan padamu tentang harap yang kau sampaikan pada langit.. Bungamu ada disini..
~ Di ambang subuh embun mengetuk pintu langit,
menyampaikan doa yang kutitipkan kepadanya aku percaya Tuhan ada di sana
~ Kubaitkan puisi sepi di hening malam , ketika letih
ini memaksa aku untuk bersimpuh, mengadu pada-Nya,, aku sendiri disini siriusku..
tanpa kau pernah tau rasaku, masalahku.. aku sendiri disini.. sedangkan kau
bersama orang-orang terdekatmu..
~ Kutemukan secarik kenangan di ujung jalan itu, mungkin
kau telah menghanyutkannya bersama hujan senja tadi
~ Hujan menetes riuh di atas bunga-bunga , tempat di
mana kita saling menambatkan rindu yang tak pantas hadir..
~ Ketika senja begitu muram, langit menjatuhkan
selembar puisi tentang hujan, dan angin berkejaran berhembus membelai lembut wajahku.
~ Kenangan, hanyalah sebentuk
ingatan yang berdiam lama di laut kegalauan
~ Di sisi gelap hatimu, ijinkan aku menjadi
cahaya itu, cahaya rindu.
~ Nanti pada saatnya, kenangan akan menuntunmu
menjelajah sekat sepiku, dan aku akan tetap menunggu kehadiranmu
~ Mungkin waktu adalah sebuah kisaran rindu, di mana
bagi hatimu, hujan adalah bias kenangan yang mencahayakan cinta itu. Spektrum warna jika kau pahami..
~ Angin melangitkan selembar kerinduan, dan hujan
mengubahnya menjadi titik-titik kenangan di lembah-lembah kesunyian
~ Lalu hujan menderaskan sebait puisi bersama
awan-awan kelabu tua yang berarakan di langit kenangan. Kenangan tentangmu..
~ Ada sisa hujan menggenang di halaman hadirkan gigil sepi pada suatu pagi pd sebuah hati
yang rindu..
Ciiiiieeeeeeeeeeee… jiwa melankolis gue lagi keluar nih..
Ga aneh kan?
Itulah mengapa gue suka hujan,, terlalu banyak kenangan dalam hujan yang ga
mungkin bisa gue lupain dalam sekejap..
Lanjut lagi ya..!!!
My Sirius..
Aku adalah air mata, yang mengerti dirimu
Aku adalah air mata, yang dapat bercerita tentangmu
Aku adalah air mata , yang mudah bertabrakan dari kornea mengikis hati lembutmu
Aku ada ketika yang lain tak mengerti dirimu
Aku ada ketika kau tak bisa lagi mengungkapkan perasaan lewat kata-kata..
Aku … Bungamu..
HANYA ada SATU..
Meski , kutahu hatimu sempat berpaling pada Bunga yang lain.. dan mungkin
tak ada tempat lagi untukku, karena aku telah kau gantikan oleh yang lain J
Tapi, tenanglah..
Bungamu paling sulit jatuh cinta.. maka ketika ia temukan cintanya.. cinta
itu akan tetap ada, meski kau khianati berulang kali.. karena
ia sulit jatuh cinta dan sulit untuk melupakan..
Hahahahaha.. galau banget yang terakhir ya..??
Itu sih Cuma fiktif belaka guys.. curahan hatinya yang diatas doank kok..
ciyus deh.. :D
(astaga setelah galau akut, sekarang alay akut, besok apa lagi ya? -_-)
No comments:
Post a Comment
Please Leave Your Coment ^_^ Syukron Katsiron