Saturday, February 2, 2013

???


My Star 
My Sirius
Sirius adalah bintang yang paling terang di langit malam. Berjarak 8,7 tahun cahaya, cahanya 20 kali lebih terang dan dua kali lebih masif (padat) dari matahari kita.
Begitu juga dirimu , entah bagaiman kau bisa mendaki langit gelap di ketinggian yang tak satupun orang mampu meraihnya, entah bagaimana kau mampu bersinar dikala yang lain tak dapat lagi bertahan. Jika aku adalah bunga untukmu. Maka kau adalah Sirius bagiku.. aku hanya dapat menatapmu dari kejauhan , dan biarkanlah aku mencuri segala nyala dan birumu, hingga kau sadari  kau takkan redup dalam malamku.. malamku bersama Rabbku.. malamku bersama syair do’a untukmu..
Untukmu bintang inspirasiku **
-         -         -        -         -         -
~Ingin kubaca makna tatapan pada matamu yang senja, masihkah di sana bisa kutemu jejak rinduku yang dulu? Namun kau tak pernah menatapku,bahkan untuk melihatku..

~Sepi itu, ketika langit biru siang itu tiba-tiba menumpahkan butir-butir kenangan dan kebisuan dimana kita saling diam berpisah jalan. Andai kau menyapaku siang itu..

~ kelopak matamu, pendar cahaya matahari terik siang itu , penunjuk jalan ketika aku pergi berlalu begitu saja. Andai kau memanggilku..

~ Ada helai gugur daun mahoni melayang di tribun sekolah yang sepi, mungkin itu kenangan rapuh yang siang itu tak sempat kusinggahi..

~ di langit siang yg begini lengang, suaramu tak mampu kudengar, karena kau hanya mematung penuh kebisuan..

~ panas terik dikala kau pergi siang itu kita berpisah tanpa ada lambaian tangan, dan perpisahan menjadi sebuah kisah tanpa kata..

~ Hujan malam ini menempiaskan rindu di hatiku… Kenangan tiba-tiba saja datang membawaku pada dirimu..

~ Kecipak embun yang jatuh di kaca jendelaku , adalah detak rinduku yang kusuarakan lewat bahasa angin yang berhembus dikala hujan..

~ Malam kian merimbunkan sunyi yang menjalar di langit-langit kenangan, sebab hujan demikian riuh melafalkan bait-bait doa pengharapan

~ Kita berjumpa pada suatu ketika, dalam diam yang kita cipta tanpa ada sepatah kata

~ Tak perlu kita hamburkan kata, karena dalam diam pun cinta mampu bersuara

~ Ada gigil kesunyian saat hujan mendentingkan nyanyian kebisuan ,dan angin menggiring sepi menuju peraduan abadi

~ Rindu kita mungkin hanya sandiwara sekedar untuk menyamarkan kecewa penantian yang salah.. belum pada waktunya..

~ Di sebuah pagi pada suatu hari, embun akan mengabarkan padamu tentang harap yang kau sampaikan pada langit.. Bungamu ada disini..

~ Di ambang subuh embun mengetuk pintu langit, menyampaikan doa yang kutitipkan kepadanya aku percaya Tuhan ada di sana

~ Kubaitkan puisi sepi di hening malam , ketika letih ini memaksa aku untuk bersimpuh, mengadu pada-Nya,, aku sendiri disini siriusku.. tanpa kau pernah tau rasaku, masalahku.. aku sendiri disini.. sedangkan kau bersama orang-orang terdekatmu..

~ Kutemukan secarik kenangan di ujung jalan itu, mungkin kau telah menghanyutkannya bersama hujan senja tadi

~ Hujan menetes riuh di atas bunga-bunga , tempat di mana kita saling menambatkan rindu yang tak pantas hadir..

~ Ketika senja begitu muram, langit menjatuhkan selembar puisi tentang hujan, dan angin berkejaran berhembus membelai lembut wajahku.

~ Kenangan, hanyalah sebentuk ingatan yang berdiam lama di laut kegalauan

~ Di sisi gelap hatimu, ijinkan aku menjadi cahaya itu, cahaya rindu.

~ Nanti pada saatnya, kenangan akan menuntunmu menjelajah sekat sepiku, dan aku akan tetap menunggu kehadiranmu

~ Mungkin waktu adalah sebuah kisaran rindu, di mana bagi hatimu, hujan adalah bias kenangan yang mencahayakan cinta itu. Spektrum warna jika kau pahami..

~ Angin melangitkan selembar kerinduan, dan hujan mengubahnya menjadi titik-titik kenangan di lembah-lembah kesunyian

~ Lalu hujan menderaskan sebait puisi bersama awan-awan kelabu tua yang berarakan di langit kenangan. Kenangan tentangmu..

~ Ada sisa hujan menggenang di halaman hadirkan gigil sepi pada suatu pagi pd sebuah hati yang rindu..

Ciiiiieeeeeeeeeeee… jiwa melankolis gue lagi keluar nih..
Ga aneh kan?
Itulah mengapa gue suka hujan,, terlalu banyak kenangan dalam hujan yang ga mungkin bisa gue lupain dalam sekejap..
Lanjut lagi ya..!!!

My Sirius..
Aku adalah air mata, yang mengerti dirimu
Aku adalah air mata, yang dapat bercerita tentangmu
Aku adalah air mata , yang mudah bertabrakan  dari kornea mengikis hati lembutmu
Aku ada ketika yang lain tak mengerti dirimu
Aku ada ketika kau tak bisa lagi mengungkapkan perasaan lewat kata-kata..
Aku … Bungamu..
HANYA ada SATU..
Meski , kutahu hatimu sempat berpaling pada Bunga yang lain.. dan mungkin tak ada tempat lagi untukku, karena aku telah kau gantikan oleh yang lain J
Tapi, tenanglah..
Bungamu paling sulit jatuh cinta.. maka ketika ia temukan cintanya.. cinta itu akan tetap ada, meski kau khianati berulang kali.. karena ia sulit jatuh cinta dan sulit untuk melupakan..


Hahahahaha.. galau banget yang terakhir ya..??
Itu sih Cuma fiktif belaka guys.. curahan hatinya yang diatas doank kok.. ciyus deh.. :D
(astaga setelah galau akut, sekarang alay akut, besok apa lagi ya? -_-)




ngutip

~Biarkan cinta bermuara dengan sendirinya~


Bismillahirrahm anirrahim

Kenapa tak pernah kau tambatkan perahumu di satu dermaga?
Padahal kulihat, bukan hanya satu pelabuhan tenang yang mau menerima kehadiran kapalmu!

Kalau dulu memang pernah ada satu pelabuhan kecil, yang kemudian harus kau lupakan, mengapa tak kau cari pelabuhan lain,
yang akan memberikan rasa damai yang lebih?

Seandainya kau mau,buka tirai di sanubarimu, dan kau akan tahu,
pelabuhan mana yang ingin kau singgahi untuk selamanya, hingga pelabuhan itu jadi rumahmu,rumah dan pelabuhan hatimu

Adakalanya kita begitu yakin bahwa kehadiran seseorang akan memberi sejuta makna bagi isi jiwa.Sehingga...Saat seseorang itu pun hilang begitu saja...Masih ada setangkup harapan agar dia kembali...

Walaupun ada kata-kata dan sikapnya yang menyakitkan hati...
Akan selalu ada beribu kata maaf untuknya...Masih ada beribu penantian walau tak pasti...Masih ada segumpal keyakinan bahwa dialah jodoh yg dicari sehingga menutup pintu hati dan sanubari untuk yang lain.

Sementara dia yang jauh disana mungkin sama sekali tak pernah memikirkannya.Haruskah mengorbankan diri demi hal yang sia-sia???Masih ada sejuta asa, sejuta makna,dan masih ada pijar bintang & mentari yang akan selalu bercahaya di lubuk jiwa dengan bermakna dan bermanfaat bagi sesama...

Biarkan cinta itu bermuara dengan sendirinya...Disaat yang tepat...Dengan seseorang yang tepat...Dan pilihan yang tepat...Hanya dari ALLAH Subhanahu Wata'ala,disaat dihalalkannya dua manusia untuk bersatu dalam ikatan pernikahan yang barokah...

pecundang? Bukan!



Aku Bukan Pecundang

Masalah mengikuti kita seperti bayangan
Jika kita ingin menuju cahaya
Maka bayangan akan selalu ada mengikuti setiap langkah kita
Semakin terang cahaya yang kita tuju
Semakin jelas bentuk bayangan itu

Pecundang adalah orang yang lari dari masalah
Hal yang sangat sia-sia sobat
Tak mungkin jika menuju cahaya kita dapat lari dari bayangan
Yang mungkin terjadi adalah
Kita berlari kearah kegelapan
Bayangan kita memang akan hilang
Yang kita temukan adalah bayangan besar
yatiu kegelapan menyeluruh
Menyelubungi kita yang semakin lama semakin membuat kita tersesat
Jangan jadi Pecundang
Hah, hatiku bergejolak ketika berbicara soal pecundang..
Lari dari masalah..
Takut resiko..
Semua bertentangan dengan prinsip hidupku, tapi kali ini ‘I Give Up’ .. kurasa ini bukanlah sifat PESIMIS, tapi lebih mengalah pada SADAR DIRI..
Wow..wow..wow..

Aku ini sedang bicara apa? Hahaha sorry..
Ini tentang Universitas..
Yaaaaaa Study masa depanku..
Akhir-akhir ini , kegalauan Masa depan akut melandaku -_-
Apalagi setelah kode verifikasi untuk mendaftar SNMPTN undangan dibagikan.. ada perang batin hebat terjadi ditubuh ini. Bahkan membuatku tidak konsen selama 1 minggu, hingga tidak menyentuh yang namanya Hp, putus dari jejaring sosial , dan sering kedapatan termenung tanpa arah.

Hal yang paling berbahaya, ketika Bad Mood melanda.. membuat mereka yang peduli padaku TAKUT (entah apa yang ditakutkan), terlihat jelas diraut wajah mereka..
Tapi, entah mengapa aku lebih tenang ketika kisah ini kubagikan pada kalian J.. tidak ada yang mendengarkanku? Tidak ada tempat untuk bercelotehkah? Tentu TIDAK.. karena aku punya banyak orang yang peduli. Hanya saja naluri TERTUTUP ku sedang bersarang, lebih senang ketika tidak ada yang tau apa yang aku rasakan saat ini. Kenapa? Karena ketika , tidak ada yang tau apa yang kurasakan , rasa kesendirianku muncul, dan saat itu terjadi maka DAMAI sepertiga malam yang kurindukan akan amat kurasakan.. L apa yang kucari sebenarnya? Hanya satu KEDAMAIAN.. J

Warna ini begitu pekat dan tak mampu kutepis.. aku tak mau jadi pengecut yang ingin lari dari kenyataan. Aku hanya tak bisa terima semua ini secara tiba-tiba.. aku butuh waktu , waktu untukku menerima kenyataan yang ditujukan padaku.. aku hanya letih.. AKU BUKAN PECUNDANG..